tentang cianjur 2 – lanjutan

pada tulisan awal tentang cianjur 2, sudah saya review 4 tempat wisata yang bisa anda datangi di Cianjur ini. nahhh di tulisan ini, saya mereview beberapa tempat lagi yang memang layak anda kunjungi (terutama untuk anda yang senang dengan wisata petualangan/adventure).

ini dia review nya (karena ditulisan sebelumnya sudah menunjukkan angka empat, maka di tulisan ini saya memulai dengan angka lima):

5. Curug Cibereum

Berada di kaki gunung gede, curug/air terjun cibereum sudah cukup dikenal oleh masyarakat luas. Untuk menuju curug ini, anda hanya perlu menuju cibodas sebagai langkah awal atau starting point nya. Jika anda sudah tiba di kawasan cibodas, anda bisa menuju ke curug cibereum melalui pintu sebelah kanan (pintu pendakian ke gunung gede pangrango). Jika anda mempunyai teman atau link dengan teman2 dari Montana ada baiknya anda mengajak mereka supaya anda bisa memperoleh penjelasan (setidaknya menambah pengetahuan anda) tentang  jalur menuju cibereum. Waktu itu saya cukup beruntung bisa menikmati perjalanan bersama teman2 dalam program SGP (Sahabat Gede Pangrango- apakabar program ini ya?? Temen2 YPBB masih adakah program ini?). Dari sini anda harus berjalan kaki menyusuri hutan tropis khas taman nasional gunung gede pangrango (TNGP). Selama perjalanan anda bisa sambil mengeksplorasi wawasan ke-biologi-an anda karena ibarat laboratorium alam, jalur menuju curug cibereum menyediakan ilmu pengetahuan yang selalu anda jumpai dalam textbook namun berbentuk nyata.

Lihatlah tanaman-tanaman di sekeliling anda, selama perjalanan anda akan menemukan beberapa jenis paku2an yang langka. Salahsatunya adalah paku ekor kuda, tidak seperti tanaman paku pada umumnya, Equisetum sp (Paku ekor kuda) hanya berupa batang yang melesat tumbuh tanpa daun. Ada juga tanaman rotan yang memiliki duri bak kail pancing. Kemudian Jika anda beruntung, anda akan menemui binatang2 yang menakjubkan sepanjang perjalanan. Ada surili atau lutung, burung puyuh liar (selama ini yang anda kenal hanyalah telurnya bukan?heuheu), bahkan binatang langka seperti katak pohon atau kadal daun yang berwarna hijau pun bisa anda jumpai, namun untuk menemukan binatang ini agak relative sulit karena ukuran tubuhnya yang mini dan kadang tersembunyi dibalik rimbunnya dedaunan segar.

jalan ke cibereum

Curug cibereum terdiri dari 3 airterjun. 1 airterjun utama dan 2 airterjun yang lebih kecil. Alih2 indah, Saya lebih seneng menyebutnya eksotik, sebuah ungkapan untuk keindahan yang luar biasa, karena selain memang pemandangannya cukup bagus, udara dan kelembabannya pun cukup sejuk.

Sedikit tips Bagi anda yang senang dan gemar membawa makanan ringan berbungkus plastic, ada baiknya anda membawa kantong plastic sebagai tempat sampah anda. Jangan kotori tempat yang indah dengan sampah2 bawaan orang2 kota berupa kemasan2 yang sulit terurai oleh alam. Hindari pula vandalism atau mencoret-coret bagian dari tempat wisata alam ini. Silahkan anda menikmati liburan anda, tanpa meninggalkan jejak apapun selain telapak kaki.

cibereum

6. CURUG CITAMBUR

Salahsatu wisata air terjun lainnya, selain curug cibereum, adalah curug citambur. Berlokasi di desa Karangjaya kecamatan Pasirkuda, lebih kurang 80 km arah selatan cianjur. Tempat wisata ini masih alami, dengan kata lain belum begitu serius digarap oleh pemerintah setempat. Untuk mencapai curug citambur, saya menyarankan anda untuk menggunakan motor, hindari motor matic mengingat jalan yang dilalui untuk menuju citambur adalah jalanan terjal berbatu. Namun kelelahan anda menempuh 80 km akan terbayar lunas dengan pemandangan indah dan eksotis curug citambur.

Jika anda bukan orang cianjur, anda harus menuju cianjur dulu sebagai starting point (aduh teu penting ya??hehe). anda berangkat dari cianjur lebih enak pagi2, karena anda harus menempuh perjalanan kurang lebih selama tiga jam. Jalur yang dilalui adalah satu2nya jalur menuju cianjur selatan. Rutenya adalah Cianjur-Cilaku-cibeber-campaka-sukanagara-pagelaran-pasirkuda. Begitu tiba di perbatasan pagelaran-tanggeung atau tepatnya di kampung sinagar, anda belok ke kiri jalan menuju ke arah pasirkuda. Dari perempatan sinagar, anda akan menempuh perjalanan yang terus menanjak selama kurang lebih satu jam. Untuk anda yang belum pernah bertemu jalan batuan, sebaiknya anda menghindari keluhan dengan menikmati perjalanan yang tidak rutin anda lalui ini.

Jika anda belum mengetahui medan perjalanan mungkin bisa memakan waktu lebih dari 3 jam mengingat jalan yang dilaalui tidaklah lebar dan berkelok2, selain itu ini adalah satu2nya jalur penghubung kecamatan2 di cianjur selatan dengan cianjur kota, jadi jalur ini dilalui oleh elf/angkutan yang selalu meluncur dengan kecepatan diatas 60 km/jam.

tapi ada Alternatif lain kok menuju Citambur, adalah melalui jalur Bandung ke arah Ciwidey. Namun untuk jalur ini saya belum mencobanya, jadi ada baiknya anda berkunjung ke situs blog lain untuk mengetahui jalurnya.. klik aja disini ya kalo pengen tau jalur bandung. (maaf mba riva, saya langsung link aja ya blognya)

Kelelahan di perjalanan akan terbayar tuntas tas tassss dengan pemandangan yang luar biasa indah. Lagi lagi saya menyebutnya eksotisssss… pemandangan yang tidak akan anda temui di curug lain karena curug citambur ini masih alami. Curahan air yang turun dari ketinggian diatas 50 meteran menjadi pemandangan utama. Cipratan air yang turun dari atas berubah menjadi buliran2 air serupa kabut basah dan tipis. Dari jarak 50 meter saja, anda sudah dapat merasakan basahnya air yang tertumpah dari curug tersebut. Pemandangan yang kontras dari sawah yang terhampar di depan curug citambur tidak membuat pemandangan menjadi aneh, justru menambah istimewa suasana desa yang tidak pernah anda rasakan ditengah hiruk pikuk kota besar.

Selain itu di kawasan ini juga anda akan disuguhi pemandangan danau yang tidak begitu besar namun cukup memanjakan mata, yaitu rawasoro dan rawagetok.

Tips dari saya jika anda ingin menuju citambur: berangkatlah pagi-pagi, siapkan mental dan fisik, bawa makanan dan perbekalan pakaian (takut2 anda kemalaman di jalan, anda bisa menginap di penginapan)

Foto020citambur

Foto034rawasoro

7. Pantai APRA dan Pantai JAYANTI

Ini adalah pantai selatan yang berada di wilayah cianjur selatan. Kedua pantai ini berjarak sekitar 30 km satu sama lain, dan berada di dua kecamatan yang berbeda. Apra berlokasi di Sindangbarang dan Jayanti berada di Cidaun. Seperti halnya tempat wisata lain yang ada di cianjur selatan, kedua kawasan pantai ini pun belum dikelola dengan optimal. Jalan menuju Apra dan Cidaun belum lah se-mulus ke pelabuhan ratu, ujung genteng (Kab. Sukabumi) atau Pangandaran (Ciamis). Namun suguhan pemandangan yang bisa anda nikmati di  kedua pantai ini sungguhlah alami. Perawan.. mungkin begitulah istilah yang tepat untuk pantai Apra dan jayanti ini. Anda akan merasakan nuansa pantai yang tidak sama dengan pantai lainnya. Belum banyaknya pengunjung membuat anda bisa bebas menikmati objek wisata pantai ini sepuasnya.

Untuk mencapai pantai Apra, anda bisa menempuh perjalanan darat sekitar 4-5 jam. Dan ditambah sekitar 30 menit saja jika anda ingin menikmati pantai Jayanti.

Sebaiknya anda touring motor untuk mencapai kawasan ini, mengingat jalur yang dilalui terasa bak perjalanan petualangan/adventure. Sepanjang perjalanan anda akan disuguhi pemandangan yang tidak biasa. Hamparan hijau kebun tehh terhampar luas mulai dari kawasan Campaka hingga Sukanagara, kurang lebih 20 km perjalanan terlihat hamparan hijau yang memanjakan mata anda. Disini anda bisa rehat di warung2 tenda pinggir jalan untuk melepas penat setelah menempuh 1,5 jam perjalan cianjur-sukanagara. Jika anda sudah fresh dan tidak lagi press, anda bisa melanjutkan perjalanan yg masih berjarak sekitar 3 jam perjalanan lagi.

Balilike

Metik2

Saya pernah menempuh perjalanan menggunakan motor (sendirian) dari cianjur menuju pantai apra, berangkat skitar pukul setengah enam pagi dan tiba disana tepat pukul setengah sepuluh. Perjalanan yang cukup lama dan tanpa istirahat ini terbayar lunas dengan suasana alami pantai yang masih perawan dan belum terjamah. Hanya satu doa orang pengunjung saja yang tampak hadir dan berfoto2. Sebagian sisanya adalah penduduk lokal yang sedang menjala ikan. Iseng2 saya ngobrol dengan penduduk ternyata memang kawasan ini belum mendapat perhatian penuh pemerintah kabupaten Cianjur, tapi keuntungannya adalah kawasan ini masih asli dan menjadi tempat alternative jika anda ingin berwisata ditengah2 nuansa alami pantai selatan.

Foto041

sekali Lagi untuk mengingatkan bahwa tips aman menuju ke Pantai Apra dan jayanti ini adalah dengan Touring bersama menggunakan motor. Hati2 dijalan, karena hampir semua jalur yang dilalui adalah tikungan tajam berbonus jurang.

4 thoughts on “tentang cianjur 2 – lanjutan

  1. Cianjur Benar-benar indah..! Cianjur sebenarnya sangat kaya akan potensi Wisatanya, namun sayang pengelolaan dan promosi kurang gencar!

    Seperti saat ini, pariwisata di kabupaten cianjur sangat ramai oleh pengunjung! namun peliputan di media sangat kurang bahkan boleh dibilang tdk ada..
    Namun saya yakin suatu saat cianjur akan lebih dikenal oleh masyarakat luas karena potensi alam dan wisata yang begitu indah!

    Sukses Selalau buat cianjur.. Salam BLoG Cianjur

    • benar pak usman… keliatannya pemerintah cianjur belum sadar betul bahwa tempat wisata itu bisa menghasilkan pendapatan buat daerahnya. trims dah mampir🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s