KB…? Kok Bisa?

Tulisan ini adalah sambungan tulisan pertama berjudul “KB..Kepalang Banyak”, kalo sebelumnya saya ngikutin tren Mariska untuk menulis seks (setidaknya dua tulisan saya begitu) tidak saya pungkiri itu adalah untuk memperkenalkan diri saya di kompasiana hehe, agak licik sih tapi begitulah kenyataan di dunia maya jika ingin sedikit dilirik hehe.

Logo KBKok Bisa KB?  hehe.. ya bisa aja, lha wong sekarang KB sudah menjadi kebutuhan apalagi bagi pasangan suami istri yang hidup di kota besar dengan segudang kesibukan dan aktivitas masing-masing. Untuk pasangan manapun, sebuah keluarga ideal agaknya menjadi mimpi yang harus diwujudkan. Menciptakan keluarga berkualitas adalah salahsatu keharusan untuk memperoleh kebahagiaan di masa depan kelak.

“Lalu kenapa memilih KB untuk menciptakan keluarga berkualitas? Saya kan punya uang banyak, bisa nyekolahin anak-anak saya sampe jenjang tertinggi.” Mungkin anda mempunyai pernyataan demikian dan saya tidak akan menyangkalnya. Silakan anda punya anak lebih dari dua, itu hak anda sekalian. Tapi agaknya yang menjadi persoalan adalah bukan jumlah anak anda saat ini, melainkan generasi berikutnya yang akan menghuni penjuru negeri tercinta ini. JIka saya mempunyai lima anak, dan kemudian mereka menikah dan beranakpinak masing-masing dua maka jumlah klan keturunan saya sudah berlipat dan mungkin rumah saya menjadi penuh. Itu logika sederhana saja, jika diperumit dalam bahasa modern saat ini, kemungkinan untuk terjadi Baby Boom generasi selanjutnya akan sangat besar. Perlu diingat pula, bahwa daya dukung sarana prasarana pendidikan, sumber daya alam dan sektor-sektor lain  sangat terbatas. Sekarang mari bayangkan, jika setiap penduduk atau misalnya ada tetangga anda yang masih berpikiran bahwa KB tidak penting, bagaimana kehidupan bangsa kita kelak ketika anak cucu kita menjadi pemeran utama di muka bumi ini?

Banyak pilihan untuk mengikuti program KB saat ini, tidak hanya kaum perempuan laki-laki pun harus turut serta mengikuti program KB demi terciptanya keluarga berkualitas tersebut. Saya yakin, di kompasiana banyak ahli-ahli tentang masalah ini, tugas saya hanya mengingatkan saja bahwa program KB yang dulu pernah popular dan bergaung, kini harus kembali diaktifkan lagi supaya bangsa kita selangkah lebih maju.

Agaknya kita sebagai penduduk yang ingin berkontribusi memajukan bangsa tercinta sudah selayaknya saling mengingatkan bahwa “Dua Anak Lebih Baik.”  Saya hanya mengajak melalui media online ini Yuk mari kita aktifkan lagi program KB.

Hadisome-belajarpenyuluhanlewatmediaonline

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s