MARANGGI

Bukan nama seorang datuk melainkan salah satu makanan khas sunda yang terdiri dari daging dan lemak (gajih) dipotong kecil-kecil serupa dadu dan ditusuk menggunakan tusuk bambu, diberi bumbu kecap dan bumbu2 dapur lainnya serta dibakar diatas arang. Makanan ini mirip seperti sate namun tidak menggunakan bumbu kacang seperti sate pada umumnya. Sebagai  makanan khas sunda, maranggi bisa ditemukan dimanapun ditatar sunda terutama di tatar priangan. Tidak terkecuali di cianjur, maranggi dengan mudah dapat ditemukan di beberapa tempat di kota berhawa sejuk ini.

Maranggipacet compressUntuk anda pelancong yang mencintai kuliner, ada tiga tempat yang saya rekomendasikan untuk anda coba. Maranggi yang rasanya enak yang pernah saya coba di Cianjur adalah maranggi Warujajar. Dinamai demikian karena tempat maranggi ini berada di kawasan jalan Arif Rahman Hakim atau lebih dikenal dengan nama Warujajar. Agaknya didaerah warujajar ini juga bisa dikatakan tempat kuliner, karena selain maranggi ada juga baso senggol dan sirop campur bace. Harga Maranggi disini juga tidak terlalu mahal. Untuk anda yang tidak suka lemak, anda bisa memesan maranggi yang hanya terdiri dari potongan daging saja.

Tempat kedua adalah maranggi depan gedung KONI. Maranggi ini hanya dijual pada siang/sore hari menuju malam. Rasanya tidak kalah dengan maranggi warujajar, dan harganya pun turut bersaing. Jika anda berkesempatan melancong ke pusat kota cianjur, sempatkanlah kesini. Persisnya berada di depan stadion badak putih. Rutenya, anda bisa Tanya orang dijalan “kalo ke stadion badak putih kemana?” dengan senang hati para penduduk Cianjur yang ramah akan member tahu rute karena ini adalah satu-satunya stadion sepakbola yang dimiliki kota kecil Cianjur.

Yang ketiga adalah maranggi pacet, berlokasi di kecamatan pacet. Sekitar 2 km saja dari cipanas, tempat maranggi ini akan sangat mudah ditemui baik anda yang dari Jakarta mau ke bandung atau sebaliknya dari bandung mau ke Jakarta. Persis di depan kantor pegadaian kecamatan pacet, anda akan disuguhi maranggi dengan rasa yang enak. Makan di tempat lebih enak ketimbang dibawa pulang soalnya makan maranggi enak panas-panas disertai nasi kuning atau nasi uduk putih ditambah sambel oncom. Maknyuss deh pokoknya. Konon katanya pak Bondan “maknyoss” pernah mampir juga kesini, jadi untuk rasa kayaknya ini menjadi pilihan utama deh. Bagi anda yang sedang berlibur dan baru datang tengah malam di cipanas, perut kriuk2 minta diisi, yaaa datang saja ke maranggi ini. kata temen saya sih buka nya 24 jam, wallahu alam saya belum pernah nyoba dateng tengah malam kesana hehehe….

Selamat berburu maranggi di cianjur🙂

3 thoughts on “MARANGGI

    • wah senangnya mas elha mampir ke blog saya hehehe… emang raos pisan mas, kapan2 kalo mams elha ke cianjur saya ajak makan di maranggi pegadaian cipanas deh hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s