KCB.. Kami berani lawan buaya (catatan untuk kompasiana)

Kami hanyalah kaum yang tidak pernah didengar. Kami hanyalah rakyat biasa yang jengah dengan kepentingan para penguasa. Kami adalah sebuah kekuatan yang pada saatnya akan menjungkalkan tirani yang mengkungkung kebenaran.

*****

Mengikuti jalannya KCB alias Kasus Cicak Buaya, tak urung membuat hati kami miris. Sedih. Sudah tidak ada kah harga diri di kalangan para elit di Kota Besar sana? Apakah materi keduniawian dan kapitalisme sudah sedemikian menjadi jiwa para pemimpi(n) negeri ini?

Kami masih ingat ketika itu, terlepas dari adanya konspirasi terselubung atau tidak, di tahun 1998 terjadi sebuah proses sejarah yang kemudian menjadi sebuah babak baru orde bernama reformasi. Kekuatan independent yang berhasil mengalahkan seseorang yang dianggap sebagai tirani minoritas. Arus bawah yang kemudian berkumandang disetiap penjuru negeri untuk menuntut kebebasan berdemokrasi, bukan sekedar democrazy.

Kini, setelah 11 tahun lebih sekian bulan orde reformasi itu berjalan, negeri kita bak dihantam badai yang besar yang dimainkan oleh aktor-aktor politik tingkat tinggi di ibukota sana. Dua orang pejuang kebenaran ditangkap, diperiksa, dan ditahan! Chandra M Hamzah, dan Bibit Samad R, dikriminalisasi hanya karena ketakutan sebuah lembaga penegak hukum yang paranoid jika kasus ini terkuak pasti semua akan terbongkar.

Kriminalisasi KPK. Demikian bunyi nyaring media arus utama yang kami rasa belum berbuat banya, Hanya pemberitaan informasi saja. Sebagai warga Negara independent, kami mengetuk hati nurani anda semua termasuk pemilik media untuk berdoa buat para pejuang kebenaran itu serta bersikap optimis bahwa kebenaran akan menang pada saatnya nanti.

Pertanyaan kami, kemanakah spirit reformasi 1998 itu? Wahai para mahasiswa cerdas, praktisi-praktisi pintar, dan aktivis-aktivis yang mahir berorasi, kenapa anda sekalian tidak membuat sebuah ge(b)rakan seperti halnya yang pernah dilakukan pendahulu-pendahulu anda 11 tahun silam? kami meyakini, jika dengan cara lemah lembut belum bisa menyentuh nurani para pimpinan kita, maka tidak ada salahnya kita sedikit menekan. Rakyat akan berjalan beriringan dengan pemerintah, sekaligus menjadi oposisi yang harus mengingatkan pemimpinnya jika berbuat salah.

Untuk para pejuang kebenaran, yakinlah bahwa Alloh SWT akan meninggikan derajat anda dan menghempaskan semua kedzaliman di negeri ini ke jurang yang tidak berdasar.

TURUT PRIHATIN atas pengkerdilan para pejuang kebenaran dalam KCB ini!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s