Derita Prita dalam Berita

Menyimak kasus seorang ibu yang berurusan dengan hukum, hanya gara-gara melayangkan curhat kepada temannya melalui email, membuat hati saya miris. Ditengah-tengah hiruk pikuk masalah hukum di Indonesia, kasus ini telah mencuri perhatian khalayak, terutama netter dan juga blogger.

Ketika masa kampanye pilpres beberapa bulan silam, para kandidat calon presiden berlomba-lomba menunjukkan “itikad baik”nya. Semua disorot oleh media, baik cetak maupun elektronik, bahwa mereka sangatlah peduli terhadap nasib Prita Mulyasari, nama ibu tersebut. Tapi kini???

Dari hari ke hari, kasus terus bergulir. Sebagai rakyat kecil, saya mencermati bahwa keadilan di negeri ini masih jauh panggang dari api. Aparat penegak keadilan memang sudah terbilang berani, maju tak gentar. Namun, sayangnya maju tak gentar ini hanya untuk membela yang bayar. Tengok saja kasus yang menyeruak ke muka publik, tentang seorang anggodo (hate this) yang berhasil mengobok-obok para aparat penegak hukum negeri ini. Atau, kasus artalyta (hate this too) yang mencoba ‘merayu’ para penguasa hukum negeri ini dengan segepok materi.

Ooo… dimanakah harga diri kalian wahai para penegak hukum?

Kembali ke kasus Prita Mulyasari vs omni (yang ngakunya) International hospital, saya kok melihat ada ketimpangan dari kasus ini. entah ada kepentingan apa dibalik dituntutnya Prita dengan sejumlah uang denda diatas 200 juta. Sebagai netter, blogger, dan juga rakyat ketjil, saya merasa geram terhadap kasus ini. Bagi saya, ini adalah simbol pemasungan kebebasan berpendapat. Katanya Negara demokratis, tapi kok begini?

Dukungan bagi Prita, terus mengalir. Media cetak dan elektronik pun berlomba-lomba menampilkan berita tentang Prita ini sebagai menu yang harus ada di setiap penyajian berita. Termasuk situs neywork times pun, turut menempatkan rasa simpati kepada Prita. Beruntunglah, saat ini kita hidup di jaman yang canggih. Melalui situs-situs jejaring pertemanan, para netter menggelorakan dukungan untuk meringankan derita Prita, melalui pengumpulan uang koin sebanyak mungkin untuk membayar tuntutan denda yang diatas 200 jt itu.

Anda mendukung Prita? Sisihkanlah uang koin anda, demi tegaknya keadilan di negeri kita. Runtuhkan lah ketidakadilan tersebut, dengan kekuatan kita, para netter dan juga blogger. Biarkan ketidak adilan merasa malu dengan keadilan. (HS)

Salam panas,

Hadi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s