Silviana dan Kue-nya, sebuah kemenangan ketidakadilan (lagi)

Menyaksikan tayangan berita di pagi hari seolah sudah menjadi menu wajib di pagi hari. Tidak terkecuali hari ini, rabu 9 desember 2009. Berita-berita yang disajikan hampir semua stasiun tv isinya seragam, tentang persiapan demo hari anti korupsi yang akan diselenggarakan di beberapa kota. Entah itu persiapan dari pihak pendemo, atau persiapan dari pihak kepolisian. Duh, saya kok nggak tertarik ya? Bosen gitu deh sama yang begitu-begitu.

Terus apa dong yang bikin tertarik? Ah, Cuma update otak saja sih sebenarnya, biar nggak ketinggalan informasi dan nggak tampak culun pas ngobrol sama temen-temen. Hobi saya kan ngobrol bangetss. Tapi tunggu!!! saya terperanjat ketika menyaksikan sebuah berita tentang Silviana (35 tahun) seorang buruh di Pasuruan yang dituduh mencuri kue, dan diancam hukuman 3 bulan penjara.

Silviana, seorang buruh di PT.United Tobacco Processing, sebuah perusahaan rokok cerutu, dituduh telah mencuri kue seharga Rp.500,- oleh perusahaannya. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai operator mesin tersebut mengaku bahwa dia hanya mengambil jatah teman-temannya yang tidak diambil untuk dia berikan kepada tukang (sampah-kalo tidak salah).

Dalam dakwaan yang dibacakan majelis hakim yang diketuai I Made Sukarini, perempuan yang tinggal di kecamatan Purworejo – Pasuruan ini diancam hukuman penjara selama 3 bulan. Menurut kuasa hukum Silviana, Pudjianto, ini merupakan upaya perusahaan mengeluarkan karyawan tanpa pesangon. Menurut sumber berita yang saya baca, Silviana sudah enam bulan tidak lagi bisa masuk kerja ke perusahaannya. Sementara itu, masih menurut sumber berita yang saya baca,  Kepala Bagian HRD perusahaan tersebut membenarkan tidak akan mencabut laporan dugaan penggelapan  ini.

Hmmm… Inilah potret buram keadilan yang, lagi-lagi, dikalahkan oleh ketidakadilan. Setelah Prita Mulyasari, Nenek Minah dengan kakao nya, kini ada lagi silviana dengan kasus kue nya… ck ck ck, ada apa dengan Indonesia? (HS)

Sumber berita:  Seputar Indonesia Pagi- RCTI, Klikp21.com, tempointeraktif.com

2 thoughts on “Silviana dan Kue-nya, sebuah kemenangan ketidakadilan (lagi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s