Nukilan artikel: membantu sesama

ini ada sedikit nukilan dari artikel yang sedang saya kerjakan, semoga bermanfaat.

***

……… dipotong ……….

…..Dalam salah satu bukunya ust. Yusuf memberikan sebuah nasihat untuk kita, dan rasanya sayang jika tidak saya bagikan kepada teman-teman, dan menjadi bahan perenungan untuk kita semua. Begini kalimat yang dituliskan ust. Yusuf:

Ajari kaki menginjak debu, biar menaruh rasa pada yang tidak beralas. Biarkan angin membelai tubuh, supaya mata melirik pada mereka yang tidak berpakaian. Sesekali kosongkan perut, biar terasa rintihan kelaparan. Tidak akan pernah kita iba melihat kemiskinan bila sedetik pun tidak mau meninggalkan istana. Kita tidak mau sujud tersungkur bila kita tidak merasa di bawah. Haruskah tangan Tuhan bermain? Haruskah menjadi miskin dulu untuk bisa merasakan tangis kesusahan? Haruskah bibir kita dikunci terlebih dahulu biar tidak tenggelam dalam tawa berkepanjangan? Haruskah kita menjadi terhina dulu, untuk bisa mengulurkan tangan?….

Sebuah kalimat kontemplatif yang cukup dalam yang menyentuh sisi hati kita selaku umat manusia. Kita diajak merenung bahwa kita layak bersyukur dengan apapun yang diberikan Tuhan untuk kita. Pantang mengeluh, meskipun beban terasa berat dan menyiksa. Kita diajak untuk membagikan kebahagiaan kita, meskipun sebenarnya kita merasa menderita dengan ujian yang sedang diberikan-Nya. Karena dengan membagi kebahagiaan, itu artinya kita sedang menarik magnet kebahagiaan untuk kita sendiri.

(ilustrasi – dok.pribadi)

ilustrasi - dok.pribadi

Jangan sampai kita mengalami sesuatu dulu, untuk sadar bahwa sebenarnya kita ini memang dititipi sesuatu yang bukan milik kita sepenuhnya. Kalimat-kalimat yang agaknya bisa kita renungkan bahwa kita adalah mahluk Tuhan yang harus berupaya membantu dan menolong sesama. Untuk itulah, saya berusaha berbagi meskipun mungkin, bukan hal luar biasa yang saya tulis disini.

……….

segitu dulu ah… .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s