Stand up For Love – prihatin saya untuk mereka

Suatu ketika saya jalan-jalan ke Kota Bandung, seperti biasa saya menumpang bis kota supaya murah meriah. Tidak banyak perubahan sih untuk kualitas bis yang saya tumpangi, masih sama seperti masa saya kuliah di sana, karena bis yang saya tumpangi kelas ekonomi. Kecuali beberapa armada bis kota yang sudah bertambah dan ber-AC.  Lebih nyaman kelihatannya. Tapi ah, saya memilih yang economic class saja deh, sekalian bernostalgia mengenang masa-masa masih sebagai pengembara pencari ilmu di kota kembang.

Jujur saja, saya sering melihat tingkah laku komunitas sosial masyarakat ekonomi menengah ke bawah seperti halnya pengaman atau pedagang asongan. Saya membayangkan apa jadinya jika saya bernasib seperti mereka, mungkin saya sudah mati karena tak tahan (yang ini lebay hehehe….).

Suatu pagi, di bulan Januari, saya kembali menaiki bis kota tersebut dan melihat ada seorang anak kecil seusia keponakan saya naik bersama anak yang agak besar. Awalnya saya pikir kedua anak ini adalah penumpang biasa. “Mana orangtuanya?” saya berpikir demikian karena setelah anak itu naik, ada seorang lagi anak yang kurang lebih seumuran anak yang naik pertama kali, namun bersama dengan orangtuanya.

fathan, keponakan saya yang baru TK- dunia anak adalah dunia yang indah -foto: dok.pribadi

Tidak lama, terdengarlah jeritan anak yang pertama naik tersebut. Maksudnya mungkin mendendangkan sebuah lagu khas pengaman anak jalanan, namun di telinga saya lebih terdengar sebagai jeritan. Tidak lebih, karena suaranya melengking dan nadanya kemana-mana, hehehe.

Karena dia menjerit di dekat tempat duduk saya, saya iseng berbisik “Nak, Siapa yang nyuruh kamu nyanyi.” Dia hanya melirik dengan senyum khas anak kecil. Kelihatan dia mau menjawab, namun sepertinya dia mengingat sesuatu untuk tidak diceritakan kepada siapapun, jadilah dia tidak menjawab dan malah terus nyaring dengan nyanyian ST-12 nya. Iseng lagi saya berbisik ketika menyelipkan uang receh pada kantong yang ditengadahkan anak tersebut, dan dia lagi-lagi melihat saya dengan memelas namun penuh ketakutan.

Duh, tak tega rasanya seorang bocah polos seusia Fathan yang masih TK, sudah harus meloncat dari satu bis ke bis lainnya, bergelantungan demi seonggok receh.  Dimanakah hati nurani para mafia itu mempekerjakan anak-anak kecil demi mengais rejeki? Ya, saya sebut mereka mafia karena saya tahu di balik anak-anak itu, ada ‘pengasuh’ yang bertanggung jawab mengumpulkan uang dari si pengaman cilik tersebut. Tidak usah lah saya ceritakan bagaimana, karena itu adalah fenomena sosial yang sudah menjadi rahasia umum.

Saya jadi teringat dengan childrens day’s anthem, lagunya Beyonce Knowless, Kelly Rowland, dan Michelle Williams yang tergabung dalam Destiny’s Child.

And I believe that in my life I will see, An end to hopelessness, of giving up, of suffering,  If we all stand together this one time, Then no one will get left behind,  Stand up for life,  Stand up for love

Rasanya mereka, anak-anak jalanan, akan terselamatkan apabila kita peduli pada mereka. Ingin sekali rasanya saya menarik anak itu untuk tidak lagi mengamen di jalanan, dan membiarkan dia menikmati masa kecilnya, namun kekuatan saya belum sampai tahap itu. Baru sebatas prihatin saja.

Semoga suatu hari nanti saya bisa membantu mereka, dan membiarkan mereka menikmati masa kanak-kanaknya.(HS)

Stand Up for Love – Children Day’s 2005 Anthem

There are times I find it’s hard to sleep at night
We are living through such troubled times
And every child that reaches out for someone to hold
For one moment they become my own

And how can I pretend that I don’t know
what’s going on?
When every second, and every minute another soul is gone?
And I believe
that in my life I will see
an end to hopelessness,
of giving up,
of suffering
CHORUS (first time)

If we all stand together this one time
Then no one will get left behind
Stand up for life
Stand up and hear me sing
Stand Up for love.

[Kelly]
Im inspired and hopeful each and everyday
thats how I know that things are gonna change.

So how can I pretend that I don’t know
what’s going on? When every second of every minute another soul is gone

And I believe that in my life I will see
An end to hopelessness,
of giving up,
of suffering

[CHORUS]

If we all stand together this one time
Then no one will get left behind
Stand up for life
Stand up for love

[MICHELLE]

And it all starts right here
And starts right now
One person stands up and the rest will follow
For all the forgotten, for all the unloved
I’m gonna sing this song

And I believe
that in my life I will see
an end to hopelessness,
of giving up,
of suffering

[CHORUS ]

If we all stand together this one time
Then no one will get left behind
Stand up for life
Stand up and sing, yea!
Stand up for love
for love

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s