Kenapa Orang Sombong Diciptakan?

kenapa orang sombong diciptakan Tuhan? supaya gw bisa berpahala kalo bisa nahan emosi ngadepinnya wkwkwk

Itu adalah salah satu status yang tertulis di facebook kawan saya, Winda Krisnadefa. Awalnya saya tersenyum membaca status yang dituliskan pada deskripsi dirinya itu. tapi setelah saya pikir lebih dalam, ternyata memang kalimat itu ada benarnya.

Orang sombong selalu ada di manapun. Selalu hadir dalam setiap kesempatan apapun. Entah apa yang ada di pikiran mereka sehingga mereka berlaku seolah-olah mereka lebih tinggi derajatnya dibanding kita. entah apa pemikiran mereka sehingga mereka menjadi tinggi hati seolah-olah dunia ini adalah segalanya buat mereka? Seolah-olah mereka bisa hidup dengan materi duniawi yang mereka miliki. Seolah-olah mereka tak butuh orang lain sebagai kawan mereka.

Kenapa orang sombong diciptakan? Ya, agar saya bisa menahan diri dan emosi ketika berhadapan dengan mereka. Namun, kadang saya memang lepas kendali dan tak bisa menahan emosi. Akibatnya saya memilih untuk menghindar bertemu dengan orang-orang seperti mereka.

Saya menduga, orang sombong ini sepertinya memang tidak memiliki kecerdasan emosi yang memadai. Mereka tidak memiliki pengetahuan bahwa manusia itu adalah sama. Semua memiliki derajat yang tidak berbeda. egaliter. Duduk sama rendah berdiri sama tinggi. Jika saja mereka tahu dan paham, mungkin mereka akan merasa malu sudah berlaku sombong. Jika saja mereka tahu, bahwa apa yang mereka miliki adalah bukan milik mereka, hanya titipan semata, mungkin mereka akan merasa malu sudah berlaku demikian.

colongan dari widecoverage.blogspot.com

Tapi biarkan sajalah mereka tetap sombong. Toh kelak di kemudian hari, mereka akan merasa malu ketika mereka sadar mereka sudah berlaku sombong. Dan yang pasti, mereka adalah ladang pahala untuk kita jika kita mampu menahan diri untuk tidak serupa dengan mereka.

Untuk orang-orang sombong, semoga hidayah segera menghinggapi anda semua.

Kakimanangel 25agustus2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s