Komentar Bodoh Bang Kumis

pinjaman dari news.okezone.com

Kesal campur marah manakala membaca sebuah berita dari laman berita detik.com yang dibagikan seorang teman di salah satu grup facebook, pagi tadi (8/11/2010). Dalam berita tersebut, tertulis bahwa menteri pemuda dan olah raga, Andi Mallarangeng menyumbang beberapa alat olah raga untuk kepentingan hiburan para pengungsi korban merapi, link beritanya ada disini. Yang membuat saya kesal adalah pernyataan tuan mallarangeng yang memberikan statement seperti yang saya kutip dari detik.com, berikut ini:

“Menurut saya penting memberikan kegiatan positif bagi pengungsi. Saya lihat mereka itu sudah cukup sebenarnya, makan sudah siapkan dan MCK sudah ada. Mereka ini tinggal menunggu bunyi klenteng-klenteng lalu sarapan, klenteng-klenteng lalu  makan siang dan klenteng-klenteng lalu makan malam,” kata Andi Mallarangeng di Gedung Agung, Jl Malioboro, Yogyakarta, Minggu (7/11/2010).

Anda setuju dengan kekesalan saya?

Siapapun. Rasanya pasti akan menyesalkan pernyataan bang kumis yang memberikan statement seperti itu. Sekali lagi, saya tak habis pikir kenapa tuan malarangeng bisa berkata demikian. Entah apa yang ada di benaknya. Tololkah otaknya? Sepertinya tidak. Tak berperasaankah? Mungkin iya.

Walaupun saya belum pernah mengungsi, namun saya dapat merasakan betapa beratnya hidup di tempat yang bukan rumah sendiri. Apalagi dalam keadaan terpaksa dan darurat sama sekali. Sungguh tidak menyenangkan.

Jika otak kita normal, dan memiliki simpati atau empati,  pasti akan turut merasakan kepedihan manakala melihat saudaranya tertimpa musibah dan kesusahan.

Jadi saya bisa membayangkan betapa tidak menyenangkannya hidup di tempat pengungsian. Jauh dari kata nyaman. Tidak ada privasi untuk sebuah keluarga. Hanya mengandalkan bala bantuan orang.  Kondisi yang sangat seadanya. Bahkan keadaan batin sedang tertekan karena kehilangan harta benda, ternak, mungkin juga keluarga.

Sungguh, sekali lagi, saya tidak mengerti apa yang ada di benak bang kumis yang merupakan politisi besutan partai demokrat itu?

Mungkin anda belum lupa, seorang pejabat publik lainnya yang pernah melontarkan pernyataan yang menyinggung hati rakyat tentang musibah mentawai. Siapa lagi kalau bukan ketua DPR MARZUKI ALIE. Lagi-lagi tuan alay ini adalah politisi bentukan partai demokrat. Seperti itukah politisi-politisi bentukan partai berwarna biru itu? tak berperasaan dan tak tahu adat?

Sungguh sangat disayangkan. Kedudukan mereka adalah sebagai pejabat publik. Apapun perkataan mereka lambat laun akan diketahui publik. Apalagi jika mereka berkata di depan para wartawan. Sudah pasti jadi berita.

Mungkinkah ini adalah ciri-ciri bahwa kita berada di akhir jaman? Dimana para pemimpinnya berlaku lalim terhadap rakyatnya? Semoga saja bukan.

Untuk para korban ganasnya merapi, semoga anda semua tidak terpengaruh dengan adanya pernyataan andi mallarangeng. Doakan saja si kumis tebal itu supaya memiliki empati terhadap sesama. Semoga mulut manisnya tidak mengundang malapetaka untuk dirinya sendiri, yang jauh lebih mengerikan ketimbang apa yang sedang kita alami ini. (HS)

Kareo-08112010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s