Spot Ngabuburit: Jalan Pusdai

Selalu ada yang khas ketika bulan Ramadhan tiba. Dari sisi ibadah, sudah pasti. Namanya saja bulan puasa, kami selaku umat muslim diwajibkan untuk menahan lapar haus dan lain-lain sejak waktu imsyak hingga adzan magrib berkumandang. Belum lagi ibadah-ibadah lainnya, misalnya shalat tarawih. Udah gitu, pahala ibadah yang dilakukan katanya dinilai berlipat-lipat. Itu semua cuma ada di bulan ramadhan saja. Bulan-bulan lain tidak ada. Itulah sebabnya kenapa bulan ramadhan dikatakan istimewa.

Keistimewaan lainnya yang saya rasakan ketika ramadhan seperti ini, bermunculannya spot-spot favorit tempat ngabuburit. Di deket tempat tinggal saya ada beberapa spot tempat ngabuburit. Salah satunya di jalan Pusdai. Persis di depan Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jawa Barat. Setiap sore selama bulan ramadhan, pasti akan selalu ramai oleh anak-anak dan juga orang dewasa yang mencari menu takjil. Sebab di jalan yang hanya berjarak 100-an meter ini digunakan oleh para pedagang takjil musiman yang hanya ada di bulan ramadhan. Para pedagang tersebut akan mulai terlihat menjajakan dagangannya mulai jam 3 sore hingga lepas maghrib. Setelah itu, jalan ini akan kembali lengang seperti biasa.

Sebagai pendatang di Kota Bandung, keberadaan tempat jajanan ini sungguh membantu. Soalnya saya tak perlu repot-repot mencari menu takjil dan menu berbuka. Di sepanjang jalan yang menghubungkan antara jalan supratman dan jalan surapati tersebut, selain menu takjil,  berjejer pula para pedagang yang menjajakan makanan untuk berbuka puasa. Mulai dari pepes-pepesan, soto ayam, tempe mendoan, gorengan, tahu sumedang, bubur ayam,batagor, dawet ireng, sop buah, zupa-zupa, dan sebagainya. Bahkan cilok dan cireng bumbu juga tak ketinggalan.

beginilah suasana jalan pusdai di sore hari bulan ramadhan. HS.2013

beginilah suasana jalan pusdai di sore hari bulan ramadhan. HS.2013

Baca lebih lanjut

Iklan